Iti Bicara Kesenjangan Gender di Dunia Kerja didepan Menteri Ketenagakerjaan

0
Iti Jayabaya
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menjadi narasumber dalam discusShe "Menghapus Kesenjangan Gender di Dunia Kerja" yang digelar secara daring oleh Media Harian Tempo. (Foto: Humas Kab. Lebak)

BBO, LEBAK – Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya menjadi narasumber dalam discusShe “Menghapus Kesenjangan Gender di Dunia Kerja” yang digelar secara daring oleh Media Harian Tempo, Selasa (20/04).

Dalam diskusi yang dimoderatori oleh Martha Warta Silaban (Editor Tempo.co) ini, Bupati Lebak menjelaskan tentang pemberdayaan perempuan di Kabupaten Lebak, yang dimana Pemkab Lebak selalu menerapkan merit system yaitu pengisian jabatan berdasarkan kualifikasi, kompetensi tanpa adanya diskriminasi gender.

Bupati juga menjelaskan banyak perempuan yang memiliki motivasi tinggi terkait pendidikan dan banyak hal, namun terbentur dengan lingkungan keluarga yang kurang mendukung dan tidak memberikan kesempatan.

“Makanya inilah yang harus diberikan pemahaman kepada masyarakat, kepada keluarga di daerah kita bahwa perempuan punya hak yang sama, memiliki kesempatan yang sama, tinggal bagaimana lingkungan dan keluarga ini memberikan kesempatan itu kepada perempuan itu” Ungkap Bupati.

Al-Anshor Tailor
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah dalam keynote speechnya menyampaikan bahwa Pemerintah sendiri telah membuat kebijakan berupa kebijakan protektif, kebijakan kuratif, serta kebijakan nondiskriminatif untuk melindungi tenaga kerja perempuan di Indonesia.

“Inilah Pentingnya antara semua pihak mulai dari pekerja, serikat, pengusaha masyarakat secara luas punya tanggungjawab yang sama untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender,” Jelas Menaker.

Ida berharap melalui diskusi ini dapat diperolehnya masukan, terobosan, untuk bisa terus memberdayakan dan memajukan kiprah perempuan Indonesia di masa depan.

Selain Bupati Lebak beberapa narasumber lain seperti Prita Kemal Gani (Founder LSPR), Lusiani Julia (Programme Officer For Gender & Labour Standard ILO), serta Asmin Laura Hafidz (Bupati Nunukan, Kalimantan Utara) juga ikut meramaikan diskusi terkait kesenjangan gender ini.

Tinggalkan komentar