Akan ada Test Susulan di Seleksi CPNS Kab. Lebak

0
Test CPNS Lebak
Suasana Test SKB CPNS Kab. Lebak dengan Peserta menggunakan protokol kesehatan (Foto: Humas Kab. Lebak)

TestBBO, LEBAK – Tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2019 di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Lebak diselenggarakan di Latansa Mashiro Rangkasbitung, sekama 2 hari dari tanggal 7-8 Oktober 2020.

Pemkab Lebak mengimbau kepada Panitia dan Peserta seleksi untuk mengikuti kaidah protokol kesehatan selama proses berlangsung, mengingat pelaksanaan Tes SKB tahun ini berada ditengah Pandemi COVID-19. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak, Dede Jaelani. “Ada penyesuaian protokol kesehatan pada petunjuk teknis Test SKB tahun 2020, beberapa diantaranya, peserta seleksi dianjurkan untuk melakukan isolasi mulai 14 hari sebelum pelaksanaan seleksi, peserta tidak diperkenankan mampir ketempat lain selain tempat seleksi, peserta datang ke lokasi seleksi dengan memakai masker menutupi hidung dan mulut hingga dagu, peserta wajib diukur suhu tubuhnya di pintu masuk kegiatan, dan peserta wajib menjaga jarak 1 meter dari orang lain,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dede ingin penerapan protokol kesehatan ini dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19. “Saya mengimbau kepada peserta, panitia dan seluruh elemen yang terlibat dalam pelaksanaan tes SKB ini untuk terus mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan, agar kita bisa bersama-sama memutus mata rantai penyebaran COVID-19 sehingga bisa beraktivitas seperti sediakala dan membangkitkan kembali perekonomian Kabupaten Lebak,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pembinaan dan Data Informasi pada BKPP Kab. Lebak, Wiwin Budhiarti mengatakan ada 695 peserta yang akan mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang di Kabupaten Lebak.

Wiwin melanjutkan apabila tim kesehatan merekomendasikan peserta tidak dapat mengikuti seleksi, maka peserta seleksi diberikan kesempatan mengikuti seleksi pada sesi cadangan satu hari setelah jadwal akhir seleksi. “Peserta yang mengikuti seleksi pada sesi cadangan dan peserta yang memiliki suhu tubuh di atas 37,3 derajat celcius akan diberikan tanda khusus dan mendapatkan pengawasan langsung dari tim gugus tugas,” Ujar Wiwin menjelaskan dalam sambutannya. (Red)

Tinggalkan komentar