Penyaluran Anggaran Sosial Lingkungan PT LCTN Dinilai Tak Berpihak ke Warga Rawa Arum

0

Cilegon, BBOOrganisasi kemasyarakatan yang tergabung dalam wadah Karang Taruna Kelurahan Rawa Arum Kecamatan Grogol menyesalkan pihak PT Lotte Chemical Titan Nusantara (LCTN) yang dinilai tidak transparan dan berlaku tidak adil dalam alokasi penyaluran anggaran Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) khususnya untuk warga yang berada di Ring satu yakni Kelurahan Rawa Arum.

Ketua Karang Taruna Rawaarum, Edi Firmansyah mengungkapkan, selama ini alokasi program sosial lingkunganĀ  PT LCTN tidak adil dan tak berpihak untuk Kelurahan Rawa Arum. Ia secara tegas mempertanyakan anggaran TJSL PT LCTN tersebut dialokasikan kemana.

“Kita sedang merasa berada di posisi yang tidak dibina tidak diakui secara program TJSL dari PT LCTN. Beberapa kali kita ajukan program ke PT LCTN kemudian mereka tidak bisa memberikan apapun. Padahal kalau di lansir dari Facsekuritas.co.id, hingga Maret 2021 LTNC meraih laba 3,15 juta USD, dengan laba yang segitu banyaknya, di Rawa Arum apa yang sudah diberikan, sebenrnya LTNC ini anggaran TDSL ini larinya kemana,” ungkap Edi kepada awak media, Jumat (12/11/2021).

Edi juga menyayangkan sikap PT LTNC yang tidak mengakomodir program-program yang telah diajukan oleh Karang Taruna Rawa Arum.

Kita sudah bawakan satu bundel proposal yang didalamnya termasuk program sosial. Saya suruh pilih salah satu dari program itu, dia memilih program bank sampah. Buat kelompok bank sampah, nyatanya sudah saya siapkan alatnya, tenaganya, perijinan lahan sudah saya sampaikan ke pemilik lahan. Nyatanya LCTN bercerita programnya tidak jadi ke Rawa Arum,” ujarnya.

Menyikapi hal tersebut, Edi mengungkapkan, akan segera menjalin konsolidasi bersama para pengurus karang taruna, unsur RT/RW pemuda serta masyarakat se Rawa Arum untuk merumuskan langkah berikutnya dalam menyikapi persoalan ini.

“Kita akan melakukan konsolidasi ke sejumlah pihak, ke RT RW se Kelurahan Rawa Arum. Bahkan ke pemerintah kelurahan juga kita sudah sampaikan. Rencananya kita akan melakukan hearing di gedung DPRD,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Foker C Kecamatan Grogol Fudari mendukung sikap dan langkah yang dilakukan oleh Karang Tarua Kelurahan Rawa Arum. Dirinya yang juga Ketua RW sekaligus tokoh kesepuhan setempat, menganggap PT LCTN belum memberikan kontribusi yang signifikan terhadap masyarakat khususnya di Kelurahan Rawa Arum.

“Bukan ga ada kontribusi, hanya saja sedikit. Itu pun dampaknya kurang dirasakan oleh masyarakat secara luas. Dan juga minim program pembinaan terhadap pemuda Rawa Arum,” ungkapnya. (Red)

Tinggalkan komentar